NYALAKU UNTUK MU

 


            Api ini, merambat antara semak dan ranting hijau, pada dahan kokoh dalam hutan. Sekilas nampak harmoni menambah warna menyala dalam pelangi. Membentuk bangun seimbang. Indahnya api tak seindah, jika tersenggol maupun tersentuh. Dari kecil api menjadi merah, menguning dan menyala. Terkadang ada yang membutuhkan api agar bisa melompat, berenang atau terbang keluar.

Api ini petunjuk arah, kemana jalan warna, harus melangkah agar tak menyesal kemudian. Salah menggunakan api niscaya takkan kembali. Tentu apiku dan apimu tidak sama karena sumber api kita berbeda. Api kecil dari sumber kecil membakar tumpukan ranting yang tinggi. Menelan hangus dahan kayu besar tanpa kompromi. Api kecil bagai silet tajam mengais akar sampai kedasar tanah, tanpa bekas. Hanya tanda hitam yang tertinggal. Jadi saksi bahwa ada bagian terbakar tersa perih.

Kayu yang terbakar takkan mungkin bicara walaupun tersiram air, hanya asap luka yang mengepul menjadi tanya dalam hati. Adakah api. Yang datang dalam hutan yang gersang. Dengan harapan mengubah tanah jadi subur, di hari yang akan datang.

Pilu hati dari api, mengetuk luka nenek moyang dan menyimpan tangis dalam ibu pertiwi. Ah……ladang tandus ini. Membutuhkan api. Menghantarkan sisa kayu kemarin, saat zona hutan subur . “Demi kalian!”  

Maksudmu?   Api ini dikirim agar semua jadi abu kesuburan. Ini teori mu tapi pernahkah terasa bagi bagian ranting yang terbakar????

 Atau tunas muda yang gagal muncul karena panas api. Semua warna jadi abu-abu bahkan hitam tak berbentuk lagi. Jika api bergerak begitu siapa sumbernya…? Masih sempatkah bertanya. Tak usah kau jawab percuma simpan saja energy mu jadikan panas di dalam hati, siapa tahu, suatu saat dapat menggerakkan turbin besar sebagai sumber terang orang banyak.

            Api kecil dari bola karet kecil, menggelinding di atas lantai licin. Oleh bensin menyulut nyala menjadi besar. Mereka menari  berjingkrak diantara tumpukan jerami. Nyalamu luarbiasa jadi tanda sebuah kemenangan. Ya kemenagan dari kegelapan. Nyalamu membagi kebahagian bagi mereka yang ada, dalam gua yang gelap. Api kecil menghangatkan bayi-bayi yang lahir di musim dingin. Api kecil jadi sahabat anak langit yang berjalan mencari harapan tanpa mengandalkan bintang.

            Entahlah bagiku. Mungkin terlalu lama tersimpan. Api kecil yang dulu kecil, disimpan dalam kantong kain hitam. Kini mulai membakar kain perlahan dan perlahan. Panasnya terasa, tapi bagaimana lagi. Air takkan mungkin mengandung nitrogen pemadam api. Terlanjur tersimpan disini. Terjebak dalam api. Aromanya mulai ada. Tetap tak percaya?. Saat ini selalu berharap ada yang membalikkan api ini ke sumbernya.

 Api ini telah membakar sebagian dahan yang belum mengering dan lapuk. Kini tertatih mencari sumber air bagi akar yang masih tersisa.

Air  masih jauh. Sedangkan api merambat di dahanku. Ya jalan air berkelok merembes diantara pori-pori mozaik tanah.  Sayang sekali dahan kini telah hangus. Hanya tinggal serbuk putih abu-abu. Tertiup angin. Sebagai tanda baru saja ada api, yang membakar. Kuncup pun takkan mungkin tumbuh lagi, harum bunga tak kan mungkin tercium lagi. Tangis bocah tak dapat memetik buah terdengar lagi. Para perempuan hilir mudik dengan kuali tanah tanpa air. Kemana sumber air. Ya api kecil tersembunyi dalam semak telah berhasil memutus rantai air.

Tanah mulai retak tak mungkin lagi mampu memegang akar pohon tuk bertahan. Yang ada hanya asap. Menghantar hawa mu ke atmosfer. Menyusup diantara kapas putih penyusun tirai. Akhirnya…. tirai kapas inipun rapuh, tak mampu lagi menampung awan panas. Menjilat halus dengan pasti jadi bara. Keranjang bumi tinggal sejengkal, mungkin hilang dalam orbit yang mulai melemah. Api kecil kini jadi bagian dari sarana harapan. Doa – doa ini pun dihantar dengan api kecil dari jari kecil anak pertiwi.

 Salam literasi

#100katabercerita #30hariAISEIbercerita

#AISEIWritingChallege

#WarisanAISEI #pendidikbercerita

#Day10AISEIWritingChallege

 

 

 

 

 

 

Komentar

  1. Hanya api kecil yang kubiarkan berkobar menyala dalam dada. Api itu kuberi nama semangat.

    BalasHapus
  2. Harus dibaca dengan serius untuknmemahami makna

    BalasHapus
  3. Subhanallah, permainan kata yang luàr biasa bu, jadi penuya api bàru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Inspirasi dari teman di group ini bunda. Terimakasih sdh membaca

      Hapus
  4. Api itu sumber cahaya
    Cahaya hadir menyapu gelap

    Terus nyalakan api
    Sinari kegelapan hati

    BalasHapus
  5. Cantik banget kata katanya bu. Terimakasih utk ilmunya

    BalasHapus
  6. Banyak peristiwa yang disiratkan oleh si api

    BalasHapus
  7. Kekuatan api bisa jadi teman bisa jadi lawan

    BalasHapus
  8. Apiku selalu kujaga agar selalu menyala dalam setiap langkahku. Walaupun kadang nyalanya dihempas dan digoda riak embun dan hujan. Keren bu 😘

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer